Posted:4/6/2010 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]

 It is with great sadness and heavy hearts that we tell you of the passing today of Jimmy “The Rev” Sullivan. Jimmy was not only one of the world's best drummers, but more importantly he was our best friend and brother. Our thoughts and prayers go out to Jimmy's family and we hope that you will respect their privacy during this difficult time.

Jimmy you are forever in our hearts.
We love you.

M Shadows, Synyster Gates, Zacky Vengeance and Johnny Christ

Posted:4/6/2010 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]
Category: Avenged Sevenfold Bio

 I don’t know how to start this or know where to begin. First I would like to thank all the fans for their support through the passing of Jimmy. It has been comforting to see his fans, our fans, and everyone in general give their support. Jimmy was my best friend, as he was best friends with many other people including the members of Avenged Sevenfold. He was hands down the greatest person I have ever known. I told him I loved him everyday. He demanded your love and was never afraid to give it back. I have walked side by side with Jimmy, everyday, for the last 18 years of my life. I have no memories before Jimmy, and it’s going to be damn hard to move forward without him here. It still doesn’t seem real. He was my best friend, songwriting partner, band mate, confidant, and most importantly, he was my brother. The crazy thing about Jimmy was that everyday was a crazy story. We have told our favorite Jimmy stories for the last 2 weeks and never have we repeated ourselves. This guy was magical. The out pour of art from his soul was unlike the world has ever seen. Unless you spent a day with Jimmy, or 18 years, it’s impossible to explain, so I’m not going to try. He inspired people in different ways. He wasn’t just a drummer, he honestly didn’t care so much for the technical side of drums, cause he could play anything he wanted. He was all about creating beautiful songs, original fills and hopefully touching people with his art and mind. He told all of us for years, including his parents, that he knew two things in life. He wanted to be a rockstar, and that he wasn’t going to live past 30 years old. He was right on both accounts, but I know Jimmy, and if he knew how much pain this would cause for the ones he left behind, he would have done anything he could to stick around a little longer. Jimmy gave so much and in the end it was his time to go. All my reasons for wanting him to stay are selfish and I know he is in a better place then this, so in a way I’m joyful that my best friend is now at peace. He made it to the other side first and I can’t wait to hang with him again. I have so much to say but can’t find the words so I will wait until time can allow me to find a way to express myself. As for the rest of us, it has become clear what we need to do. We had just finished writing a record with Jimmy. I can’t promise what the future holds because right now it’s too painful to think about, but we know we need to record and put out this record in honor of Jimmy, for Jimmy. He would call me every night to talk about songs and tell me “this shit is gonna change the world.” I agreed with him, unfortunately I didn’t know it would be on these terms. Please be patient with us for we cannot imagine how hard this is gonna be to get through, we just know we have to do it for his legacy. After that, who knows? But I know Jimmy will help us make that decision when the time comes. I love you Jimmy and I feel like the luckiest man in the world to have known you and spent 18 years of my life with you. Rest in Peace my friend.

 

 

M. Shadows

 

Posted:8/29/2009 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]
Category: Renungan

 Sebagai muslim yang sejati, kedatangan dan kehadiran Ramadhan yang mulia pada tahun ini merupakan sesuatu yang amat membahagiakan kita. Betapa tidak, dengan menunaikan ibadah Ramadhan, amat banyak keuntungan yang akan kita peroleh, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat 
kelak.

Disinilah letak pentingnya bagi kita untuk membuka tabir rahasia puasa sebagai salah satu bagian terpenting dari ibadah Ramadhan.
Dr. Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Al Ibadah Fil Islam mengungkapkan ada lima rahasia puasa yang bisa kita buka untuk selanjutnya bisa kita rasakan kenikmatannya dalam ibadah Ramadhan.

1. Menguatkan Jiwa

Dalam hidup hidup, tak sedikit kita dapati manusia yang 
didominasi oleh hawa nafsunya, lalu manusia itu menuruti 
apapun yang menjadi keinginannya meskipun keinginan itu 
merupakan sesuatu yang bathil dan mengganggu serta 
merugikan orang lain. Karenanya, di dalam Islam ada 
perintah untuk memerangi hawa nafsu dalam arti berusaha 
untuk bisa mengendalikannya, bukan membunuh nafsu yang 
membuat kita tidak mempunyai keinginan terhadap sesuatu 
yang bersifat duniawi. Manakala dalam peperangan ini 
manusia mengalami kekalahan, malapetaka besar akan terjadi 
karena manusia yang kalah dalam perang melawan hawa nafsu 
itu akan mengalihkan penuhanan dari kepada Allah Swt 
sebagai Tuhan yang benar kepada hawa nafsu yang cenderung 
mengarahkan manusia pada kesesatan. Allah memerintahkan 
kita memperhatikan masalah ini dalam firman-Nya yang 
artinya: Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan 
hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya 
sesat berdasarkan ilmu-Nya. (QS 45:23)

Dengan ibadah puasa, maka manusia akan berhasil 
mengendalikan hawa nafsunya yang membuat jiwanya menjadi 
kuat, bahkan dengan demikian, manusia akan memperoleh 
derajat yang tinggi seperti layaknya malaikat yang suci 
dan ini akan membuatnya mampu mengetuk dan membuka 
pintu-pintu langit hingga segala do’anya dikabulkan 
oleh Allah Swt, Rasulullah Saw bersabda yang artinya: Ada 
tiga golongan orang yang tidak ditolak do’a mereka: 
orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan 
do’a orang yang dizalimi. (HR. Tirmidzi) 

2. Mendidik Kemauan

Puasa mendidik seseorang untuk memiliki kemauan yang 
sungguh-sungguh dalam kebaikan, meskipun untuk 
melaksanakan kebaikan itu terhalang oleh berbagai kendala. 
Puasa yang baik akan membuat seseorang terus 
mempertahankan keinginannya yang baik, meskipun peluang 
untuk menyimpang begitu besar. Karena itu, Rasulullah Saw 
menyatakan: Puasa itu setengah dari kesabaran. 

Dalam kaitan ini, maka puasa akan membuat kekuatan rohani 
seorang muslim semakin prima. Kekuatan rohani yang prima 
akan membuat seseorang tidak akan lupa diri meskipun telah 
mencapai keberhasilan atau kenikmatan duniawi yang sangat 
besar, dan kekuatan rohani juga akan membuat seorang 
muslim tidak akan berputus asa meskipun penderitaan yang 
dialami sangat sulit.

3. Menyehatkan Badan

Disamping kesehatan dan kekuatan rohani, puasa yang baik 
dan benar juga akan memberikan pengaruh positif berupa 
kesehatan jasmani. Hal ini tidak hanya dinyatakan oleh 
Rasulullah Saw, tetapi juga sudah dibuktikan oleh para 
dokter atau ahli-ahli kesehatan dunia yang membuat kita 
tidak perlu meragukannya lagi. Mereka berkesimpulan bahwa 
pada saat-saat tertentu, perut memang harus diistirahatkan 
dari bekerja memproses makanan yang masuk sebagaimana juga 
mesin harus diistirahatkan, apalagi di dalam Islam, isi 
perut kita memang harus dibagi menjadi tiga, sepertiga 
untuk makanan, sepertiga untuk air dan sepertiga untuk 
udara.

4. Mengenal Nilai Kenikmatan

Dalam hidup ini, sebenarnya sudah begitu banyak kenikmatan 
yang Allah berikan kepada manusia, tapi banyak pula 
manusia yang tidak pandai mensyukurinya. Dapat satu tidak 
terasa nikmat karena menginginkan dua, dapat dua tidak 
terasa nikmat karena menginginkan tiga dan begitulah 
seterusnya. Padahal kalau manusia mau memperhatikan dan 
merenungi, apa yang diperolehnya sebenarnya sudah sangat 
menyenangkan karena begitu banyak orang yang memperoleh 
sesuatu tidak lebih banyak atau tidak lebih mudah dari apa 
yang kita peroleh.

Maka dengan puasa, manusia bukan hanya disuruh 
memperhatikan dan merenungi tentang kenikmatan yang sudah 
diperolehnya, tapi juga disuruh merasaakan langsung betapa 
besar sebenarnya nikmat yang Allah berikan kepada kita. 
Hal ini karena baru beberapa jam saja kita tidak makan dan 
minum sudah terasa betul penderitaan yang kita alami, dan 
pada saat kita berbuka puasa, terasa betul besarnya nikmat 
dari Allah meskipun hanya berupa sebiji kurma atau seteguk 
air. Disinilah letak pentingnya ibadah puasa guna mendidik 
kita untuk menyadari tinggi nilai kenikmatan yang Allah 
berikan agar kita selanjutnya menjadi orang yang pandai 
bersyukur dan tidak mengecilkan arti kenikmatan dari Allah 
meskipun dari segi jumlah memang sedikit dan kecil. Rasa 
syukur memang akan membuat nikmat itu bertambah banyak, 
baik dari segi jumlah atau paling tidak dari segi rasanya, 
Allah berfirman yang artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala 
Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu 
bersyukur, pasati Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, 
dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya 
azab-Ku sangat pedih. (QS 14:7)

5. Mengingat dan Merasakan Penderitaan Orang Lain

Merasakan lapar dan haus juga memberikan pengalaman kepada 
kita bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan orang 
lain. Sebab pengalaman lapar dan haus yang kita rasakan 
akan segera berakhir hanya dengan beberapa jam, sementara 
penderitaan orang lain entah kapan akan berakhir. Dari 
sini, semestinya puasa akan menumbuhkan dan memantapkan 
rasa solidaritas kita kepada kaum muslimin lainnya yang 
mengalami penderitaan yang hingga kini masih belum 
teratasi, seperti penderitaan saudara-saudara kita di 
Ambon atau Maluku, Aceh dan di berbagai wilayah lain di 
Tanah Air serta yang terjadi di berbagai belahan dunia 
lainnya seperti di Chechnya, Kosovo, Irak, Palestina dan 
sebagainya.

Oleh karena itu, sebagai simbol dari rasa solidaritas itu, 
sebelum Ramadhan berakhir, kita diwajibkan untuk 
menunaikan zakat agar dengan demikian setahap demi setahap 
kita bisa mengatasi persoalan-persoalan umat yang 
menderita. Bahkan zakat itu tidak hanya bagi kepentingan 
orang yang miskin dan menderita, tapi juga bagi kita yang 
mengeluarkannya agar dengan demikian, hilang kekotoran 
jiwa kita yang berkaitan dengan harta seperti gila harta, 
kikir dan sebagainya. 

Allah berfirman yang artinya: Ambillah zakat dari sebagian 
harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan 
mensucikan mereka dan mendo’alah untuk mereka. 
Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketentraman 
jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha 
Mengetahui. (QS 9:103)

Sambut dengan Gembira

Karena rahasia puasa merupakan sesuatu yang amat penting 
bagi kita, maka sudah sepantasnyalah kalau kita harus 
menyambut kedatangan Ramadhan tahun ini dengan penuh rasa 
gembira sehingga kegembiraan kita ini akan membuat kita 
bisa melaksanakan ibadah Ramadhan nanti dengan ringan 
meskipun sebenarnya ibadah Ramadhan itu berat.

Kegembiraan kita terhadap datangnya bulan Ramadhan harus 
kita tunjukkan dengan berupaya semaksimal mungkin 
memanfaatkan Ramadhan tahun sebagai momentum untuk 
mentarbiyyah (mendidik) diri, keluarga dan masyarakat 
kearah pengokohan atau pemantapan taqwa kepada Allah Swt, 
sesuatu yang memang amat kita perlukan bagi upaya meraih 
keberkahan dari Allah Swt bagi bangsa kita yang hingga 
kini masih menghadapi berbagai macam persoalan besar. Kita 
tentu harus prihatin akan kondisi bangsa kita yang sedang 
mengalami krisis, krisis yang seharusnya diatasi dengan 
memantapkan iman dan taqwa, tapi malah dengan menggunakan 
cara sendiri-sendiri yang akhirnya malah memicu 
pertentangan dan perpecahan yang justeru menjauhkan kita 
dari rahmat dan keberkahan dari Allah Swt
.

Posted:8/8/2009 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]

 Sahabatku, andai kau tahu betapa besarnya pahala memikir, merancang, menyusun dan membantu Islam,nescaya kau tak akan tinggalkan tugas JIHAD ini walaupun sesaat. Andai kau tahu betapa azabnya meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar dan merancang untuk membantu Islam, melaksana amanah, nescaya, kau menghargai sesaat pemberian Allah…

 

 

Sahabatku, andai kau tahu betapa tingginya nilai persahabatan atas dasar akidah Islamiah, nescaya kau akan menutup lubang-lubang yang akan merosakkan mahabbah dan mengundang darah..Sahabatku, andai jasad kita menongkah arus, mengorak tarbiyah, memelihara akidah (agama), maka biarlah hati kita yang menempuhnya

 

Posted:8/8/2009 - 4 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]
Category: Renungan

 Alkisah ada sebuah cerita berjudul : CINTA & KAWAN. Suatu hari CINTA berjalan-jalan dengan KAWANdi dalam Kampung. Tiba-tiba CINTA terjatuh dalam telaga, Mengapa? Karena CINTA itu BUTA, lalu KAWAN pun ikut terjun dalam telaga. Mengapa? Karena KAWAN akan buat apa saja demi CINTA. DI dalam telaga CINTA hilang. Mengapa? KArena CINTA itu halus, mudah hilang kalau tidak dijaga, apalagi dalam telaga yang gelap. CINTA itu harus dipegang dengan penuh perasaan, karena ketika KAWAN menggengammnya terlalu erat, CINTA akan mati, jika terlalu bebas dilepas, CINTA akan hilang ditelan gelapnya telaga sehingga sulit untuk dicari kembali. Sedangkan KAWAN masih mencari-cari dimana CINTA dan terus menunggu dan menunggu. Mengapa ? Karena KAWAN itu sejati dan akan KEKAL sebagai KAWAN yang SETIA. JAdi, hargailah KAWAN kita selagi kita terasa DIA berarti …. Walau kita punya pasangan, teman tetap yang paling SETIA, walau kita punya banyak HARTA, KAWAN tetap yang paling berharga ………….alt

Posted:8/2/2009 - 7 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]
Category: Renungan

 Couple in Islam (buat renungan )

aku selalu selalu bertanya pada diri, couple tu blh ke tak dlm
Islam?....blh ke tak ni?....

one day, one of my friend dpt article dari IKIM
ttg couple dlm Islam....it answers my question
clearly.... selalu bertanya pada diri, couple tu blh ke tak dlm
Islam?....blh ke tak ni?....

one day, one of my friend dpt article dari IKIM
ttg couple dlm Islam....it answers my question
clearly....


apa kata Islam ttg couple?....
sebesar2 tajuk yg ditaip dlm article "percintaan :
HARAM !!!!"
dlm Islam tiada istilah bercouple....kalau benar
seorang lelaki itu mencintai seseorg wanita
seikhlas hatinya, tidak blh dia bercouple....
bercouple adlh dtg dari nafsu....buat apa
menurutkan nafsu?....
dalam Islam yg ada hanyalah
perkahwinan....cara2nya,....bila seorg lelaki itu
tersuka kat seorg wanita tak kira lah member ke,
tak pernah kenal ke,....dia kena solat istikharah
dahulu sblm memulakan langkah....minta petunjuk
Allah benarkah si dia itu adlh jodoh yg telah Allah
tetapkan....
kemudian, andai dah dpt petunjuk benar si dia
jodoh yg Allah tetapkan, kena approach parents
dia....bkn nyer approach dia....lelaki ni kenalah
minta izin kat parents nak kawan ngan perempuan
ni dan niat dia berkawan kenalah nak
memperisterikan perempuan ni, bukan sekadar
main2 ek....
pastu, kalau perempuan ni pula kena buat solat
istikharah minta petunjuk dari Allah betul tak lelaki
ni jodoh dia....kalau dah dpt petunjuk dari Allah
dan parents kata ok,....tak ber makna blh dating,
keluar bersama2 dan sbgnya.... step seterusnya
kena cpat2 tetapkan tarikh kahwin....pastu kahwin
la, and happy ever after....Insya Allah....

so,....sedar tak yg sebenarnya step2 di atas adlh
step utk meminang ?....

kesimpulannya, dlm Islam tak der istilah couple....
kpd sahabat2 yang saya sayangi dan kasihi,
marilah kita sama membanteras gejala2 bercouple
ni sbb bermula dari couple, mcm2 blh terjadi, tak
pyh la di sini saya sebutkan complication2 yg
timbul slps bercouple....hehe, mcm hypertension
lak ada complication2.... sanggupkah kita
gadaikan agama hanya utk kepuasan diri?....
ingat, kita muslim diperhati oleh non-muslim, mcm
mana nak berdakwah kalau diri songsang?....

ermm...pada sape yg terasa...maaf
dipinta..sekadar renungan kita bersama...

i do believe in this words, deep down if u guys ask
urself, we already have the answer, ALLAH the
almighty have always slipped in the answer in our
heart, it's just that we rather listen to the 'other'
voice than the one that's already there...

p/s : Ana dapat ni drp e-mail.. setuju sangat~
remaja sekarang ramai yg terpengaruh dgn budaya
kuning coupling... kononnya x otailaa sesape yg x
pernah couple.. huk huk.. iyo la tu..
Keseronokan nafsu semata-mata....
harap ia menjadi pedoman buat semua...
1 lagi, ana lihat byk sgt topik cinta dlm forum..
especially dlm Jejak Remaja ni..
Cinta hanya melalaikan manusia!.. kalau nk
bercinta, bercintalah dgn cara yg betul dlm Islam..
[Nasihat buat diri ku yg kerdil]....

WaLLahua'Lam

Posted:8/1/2009 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]

 Avenged Sevenfold (or A7X) is an American metal and hard rock band. The band started in Huntington BeachCalifornia in 1999. They have popular songs like Beast and the Harlot which is used in the video game Guitar Hero II, and Almost Easy which is used in Guitar Hero III. The Members:

  • M.Shadows
  • Synyster Gates
  • Zacky Vengeance
  • Johnny Christ
  • The Rev (shortened from The Reverend Tholomew Plague)

The band's title A7X was started by the band's rhythm guitarist Zacky Vengance ("sevenfold" is seven times and therefore he used a multiplication symbol).

They have one EP, and four albums:

Posted:7/31/2009 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]
Category: Avenged Sevenfold Bio

 As musicians, the members of Avenged Sevenfold are definite virtuosos in a time when being accomplished artists seemingly means so little. They are inquisitive and never fully satisfied with their own work. They seek to grow and improve every day, regardless of the obstacles or costs involved.

They are a rock band. They are rock stars. They are Avenged Sevenfold.

Avenged Sevenfold, the album, is a self-produced effort. While the band shared co-production credit on 2005’s million-selling City Of Evil with Mudrock, this new album is solely their responsibility — and they’re primed to accept it.

But attaining such stature didn’t arrive in an overnight jaunt. To the contrary, Avenged Sevenfold had been an integral part of the independent, underground rock scene years before breaking through on commercial radio. In fact, the Orange County, California-based act launched its career several years ago (they were barely out of high school) with the release of its debut in July 2001 of Sounding The Seventh Trumpet.

Miles of van touring ensued, performing in tightly packed clubs, and sweating shoulder-to-shoulder on both national and international levels. Despite the truly D.I.Y. affair (which still found the fledgling act putting on an eye-opening, elaborate stage show), Avenged Sevenfold never offered anything less than a full-throttle set. The band released its second independent full-length in August 2003, Waking The Fallen, a couple years later, greatly expanding on its metal-based foundation and giving us a not-so-subtle nudge that something exciting was in the imminent forecast.

Our suspicions were confirmed a couple years later, with Avenged Sevenfold’s breakthrough 2005 Warner Bros. debut, City Of Evil, featuring the wildly popular single “Bat Country.” That was the turning point for the fearless, genre-bending quintet that, after years of clocking in on the independent level, had finally advanced towards a milestone they had been seeking throughout their careers.
A7X wrapped 18 months of relentless touring in October 2006 and immediately began writing Avenged Sevenfold. After the success of City Of Evil — where they proved they had truly captured the imagination of music fans of all shapes and sizes — they became the only band to headline Warped Tour and Ozzfest while simultaneously hitting Number One on MTV’s TRL. The natural question was whether the band would continue its creative odyssey or return to the formula that brought them such success on the last go-around. Thankfully, they continued their musical exploration without caving in to any outside influences.

For this self-titled release, the act returned to the garage at M. Shadows’ parents’ home where these high-school friends had penned every other song in their discography. The band sought to delve into genres and recording techniques they had discovered on the road. For instance, they wanted to incorporate the narrative lyrics and biting guitar tones they’d admired in country music, as well as the powerful bottom end of hip-hop they felt would only add to the power of their music and message.

“All those months on the bus we really weren’t finding new rock that was moving us,” says frontman M. Shadows. “Instead, we were listening to everything from Toby Keith to T.I., and finding elements we could incorporate into what we were doing to make our next record more interesting to us.”

In the studio, Avenged Sevenfold enlisted engineers Fred Archambault and Dave Schiffman (System Of A Down, Johnny Cash, Red Hot Chili Peppers), and the team went to work.

The resulting sound and rhythm of Avenged Sevenfold is, in a word, eclectic. Yet it’s still trademark A7X. “‘Scream’ has a groove we really wanted to inject into this record,” says guitarist Synyster Gates. “And on ‘Lost,’ you can hear the influence melodic bands like NOFX have always had on our band.”

A7X composed the string sections, including the individual instrument orchestration, with the assistance of Marc Mann and Steve Bartek from Oingo Boingo (and who currently orchestrate for Danny Elfman). With the soaring strings in “Afterlife,” the haunting and theatrical performance of “A Little Piece Of Heaven,” or the gentle vocals of a child in “Unbound,” the band’s creative and varied approach is surprising. Percussionist Lenny Castro brought a dynamic to “Brompton Cocktail,” and noted pedal steel and banjo player Greg Leisz added a country flair to the song “Dear God.” Yet as Gates adds, “it’s the dueling guitars, Shadows’ voice and the Rev’s brutality that make every one of the songs sound like Avenged Sevenfold.”

Lyrically, Shadows was striving for something more personal on the new album. “I feel we all experience a certain inner conflict, the push and pull between how we think we should act, or want to act, and the temptations and human instincts that we often blame when we don’t end up being the person we want to be.”

In fact, the album’s first single, “Almost Easy,” focuses on more similar temptations. “Afterlife” addresses the notion of “memento mori,” or the need to remember that death may intervene before we have reconciled differences with friends or loved ones.

These guys worked their asses off making Avenged Sevenfold (enlisting studio legend Andy Wallace to mix the record), literally sweating every detail with the same (if not stronger) conviction they had years earlier in trying to prove themselves to the masses. But it’s best you understand what was really going on during the three months these five best friends were holed up making Avenged Sevenfold.

They were having the time of their lives.



Check out these portals: